Arothron stellatus, Stellate puffer : fisheries

Arothron stellatus (Anonymous, 1798)

Stellate puffer
Masukkan pemerhatian anda di Fish Watcher
Native range | All suitable habitat | Point map | Year 2050
This map was computer-generated and has not yet been reviewed.
Arothron stellatus   AquaMaps   Data sources: GBIF OBIS
muatnaik fotos/gambar dan video
Gambar | video | Perangko, koin, dll. | imej Google

klasifikasi / Nama Nama-nama umum | Sinonim (persamaan) | Catalog of Fishes(Marga, Jenis) | ITIS | CoL | WoRMS | Cloffa

> Tetraodontiformes (Puffers and filefishes) > Tetraodontidae (Puffers) > Tetraodontinae

Lingkungan: lingkungan / zona iklim / kisaran kedalaman / jangkauan distribusi Ekologi

laut; payau berasosiasi dengan karang; kisaran kedalaman 3 - 58 m (Ref. 1602). Tropical; 36°N - 48°S, 24°E - 132°W

Penyebaran Wilayah | Daerah-daerah FAO | Ekosistem | Kemunculan | peta titik | Introduksi | Faunafri

Indo-Pacific: Red Sea and East Africa eastward through Indonesia to Tuamotus, northward to southern Japan, southward to Lord Howe Island.

Ukuran / Berat / umur

Kematangan: Lm ?  range ? - ? cm
Max length : 120 cm TL jantan/; (Ref. 9710); common length : 54.0 cm TL jantan/; (Ref. 5450)

deskripsi pendek Kunci identifiaksi (pengenalan) | Morfologi | Morfometrik

Duri punggung (Keseluruhan (total)) : 0; duri punggung lunak (Keseluruhan (total)) : 10 - 12; Duri dubur: 0; Sirip dubur lunak: 10 - 11. Body covered with prickles (Ref. 559). Juveniles with dark stripes on belly, becoming spots with growth; adults with or without spots on fin (Ref. 4919).
Body shape (shape guide): short and / or deep.

Biologi     Daftar kata (contoh epibenthic)

Relatively uncommon in patch reefs and coral slopes near sandy areas of clear lagoon and seaward reefs. Juveniles occur in sandy and weedy inner reefs, adults on clear lagoons and seaward reefs (Ref. 9710). Juveniles inshore, usually on muddy substrates and often estuarine. Adults on deep slopes and range to outer reefs, sometimes swimming high above the substrate or just below the surface. Pelagic larvae may disperse over great distance and juveniles occur in subtropical zone (Ref. 48637). Enter estuaries (Ref. 4833). Considered as the giant among puffers reaching a total length well in excess of a meter.

Siklus hidup dan perilaku kawin Kematangan | Reproduksi, perkembang biakan | Pemijahan | telur-telur | Fekunditas | Larva

Oviparous (Ref. 205).

rujukan utama Unggah referensi Anda | Acuan | Koordinator : Matsuura, Keiichi | mitra

Masuda, H., K. Amaoka, C. Araga, T. Uyeno and T. Yoshino, 1984. The fishes of the Japanese Archipelago. Vol. 1. Tokai University Press, Tokyo, Japan. 437 p. (text). (Ref. 559)

Status IUCN Red List (Ref. 130435: Version 2025-2 (Global))

  kurang bimbang (LC) ; Date assessed: 07 June 2011

CITES

Not Evaluated

CMS (Ref. 116361)

Not Evaluated

ancaman kepada manusia

  Poisonous to eat (Ref. 559)





penggunaan manusia

Perikanan: memiliki potensi kepentingan
FAO - Publication: search | FishSource | Laut di Sekitar Kita

informasi lanjut

Ekologi trofik
Item makanan (mangsa)
Komposisi makanan
Konsumsi makanan
Ransum makanan
Pemangsa
Ekologi
Ekologi
Dinamika populasi
Parameter pertumbuhan
Maks. usia / ukuran
Panjang-berat rel.
Panjang-panjang rel.
ukuran frekuensi
Konversi massa
pemulihan
Kelimpahan
Siklus hidup
Reproduksi, perkembang biakan
Kematangan
Kedewasaan / insang rel.
Fekunditas
Pemijahan
Agregasi pemijahan
telur-telur
pekembangan telor
Larva
Dinamika larva
Penyebaran
Wilayah
Daerah-daerah FAO
Ekosistem
Kemunculan
Introduksi
BRUVS - Video
Anatomi
Area insang
Otak
Otolith
Fisiologi
Komposisi tubuh
Nutrisi
Konsumsi oksigen
Jenis renang
Kecepatan berenang
Pigmen visual
Suara ikan
Penyakit & Parasit
Toksisitas (LC50)
Genetika
genom
Genetika
Heterozigositas
Diturunkan
Keanekaragaman Genetik
Yang berhubungan dengan manusia
Sistem akuakultur
profil budidaya air
Strain
Kasus Ciguatera
Perangko, koin, dll.
Penjangkauan
mitra
Acuan
Acuan

Alat, peralatan

laporan khas

muat turun XML

Sumber internet

Estimasi berdasarkan model

Suhu yang disukai (Acuan 123201): 22.4 - 29, mean 27.8 °C (based on 1224 cells).
Indeks keanekaragaman filogenetik (Acuan 82804):  PD50 = 0.5000   [Uniqueness, from 0.5 = low to 2.0 = high].
Bayesian length-weight: a=0.05012 (0.03065 - 0.08197), b=2.86 (2.72 - 3.00), in cm total length, based on LWR estimates for this species & Genus-body shape (Ref. 93245).
Tingkat Trofik (Acuan 69278):  3.7   ±0.2 se; based on diet studies.
Daya lenting (Acuan 120179):  Rendah, Waktu penggandaan populasi minimum 4.5 - 14 tahun (Preliminary K or Fecundity.).
Kerentanan Penangkapan Ikan (Ref. 59153):  High to very high vulnerability (72 of 100). 🛈
Nutrisi (Ref. 124155):  Calcium = 18 [7, 47] mg/100g; Iron = 0.429 [0.222, 0.944] mg/100g; Protein = 18.9 [16.7, 21.0] %; Omega3 = 0.102 [0.053, 0.196] g/100g; Selenium = 45.7 [22.5, 100.0] μg/100g; VitaminA = 28.6 [7.6, 110.0] μg/100g; Zinc = 0.832 [0.550, 1.275] mg/100g (wet weight);